Dulunya auditor menggunakan serangkaian pengen-dalian internal untuk menentukan fungsi pengendalian organisasi. Beberapa tahun terakhir ini muncul pertanyaan apakah pola elemen-elemen pengendalian telah memadai. Misalnya pada saat organisasi telah melaksanakan hal-hal yang disyaratkan oleh pengendalian tradisional, namun justru terdapat situasi yang menandakan bahwa ada sesuatu yang hilang. Akiā¦